Sikah
Meskipun memiliki konotasi Jelek(JOROK),kata sikah menjadi
Kita ambil contoh percakapan sikah itu apa,dalam bahasa lokal karangkobar,seperti...
A : Koe balane kae no? - Kamu teman nya si itu ya?
B : Sikahje,orane..! - (?????) ,Nggak ya..!
A : Prige karo cewe e koe ? - Gimana sama pacarmu sekarang?
B : Sikah ka,cewe e nyong di pangan balane dewek. - (?????),ceweku diambil temen sendiri.
Menunjukan orang ke-3.
A : Bocah ka kaya sikah temen - Anak itu lah (?????)amat sih.
A : Sikah watek / Sikah pancen - (?????)amat dia (Orang ke-3)
B : Sikahje,orane..! - (?????) ,Nggak ya..!
A : Prige karo cewe e koe ? - Gimana sama pacarmu sekarang?
B : Sikah ka,cewe e nyong di pangan balane dewek. - (?????),ceweku diambil temen sendiri.
Menunjukan orang ke-3.
A : Bocah ka kaya sikah temen - Anak itu lah (?????)amat sih.
A : Sikah watek / Sikah pancen - (?????)amat dia (Orang ke-3)
Sederhana saja mari kita simpulkan,Sikah itu apa? yang jelas dan dilihat dari percakapan tsb,kita dapat mengambil bahwa "SIKAH" itu 100% bermakna/berarti "JOROK".Secara normalnya,kata tersebut digunakan sebagai umpatan pada saat emosi meledak,marah,atau untuk membenci dan mengumpat seseorang.
Kemunculannyapun banyak ditafsirkan karena adanya pelesetan oleh orang-orang terdahulu yang salah tangkap dalam pemaknaan kata "SIKAH" yang katanya juga bisa diartikan
Bahasa daerah karangkobar seperti : Celes,cepet,cembok( Barmakna dan berarti sama dengan kata "Sikah")

0 komentar:
Posting Komentar