Sikah itu apa,dalam bahasa lokal karangkobar

Kategori  ,   -  Komentar    

Sikah


Sikah,atau disingkat menjadi kah(juga bisa dieja sikahje) adalah sebuah kata yang menjadi ciri khas komunitas masyarakat(pemuda-pemudi) di Banjarnegara-jawa tengah,terutama untuk daerah karangkobar.
Meskipun memiliki konotasi Jelek(JOROK),kata sikah menjadi kebanggaan serta dijadikan simbol identitas bagi komunitas penggunanya untuk meningkatkan rasa kebersamaan.
Kita ambil contoh percakapan sikah itu apa,dalam bahasa lokal karangkobar,seperti...
A : Koe balane kae no? - Kamu teman nya si itu ya?
B : Sikahje,orane..! - (?????) ,Nggak ya..!

A : Prige karo cewe e koe ? - Gimana sama pacarmu sekarang?
B : Sikah ka,cewe e nyong di pangan balane dewek. - (?????),ceweku diambil temen sendiri.

Menunjukan orang ke-3.
A : Bocah ka kaya sikah temen - Anak itu lah (?????)amat sih.
A : Sikah watek / Sikah pancen - (?????)amat dia (Orang ke-3)
Sekarang saya tanya Perbedaan antara amoeba dan paramecium,gak tau kan?Sama,saya juga gak tau.hahahahaha.....Saya saja kurang paham apa maksud dari kata "SIKAH" dan entah darimana kata "SIKAH" berasal,dan siapa yang pertama kali mengucapkannya.Sambil mikir "Mungkin dari nenek moyang wong karangkobar"
Sederhana saja mari kita simpulkan,Sikah itu apa? yang jelas dan dilihat dari percakapan tsb,kita dapat mengambil bahwa "SIKAH" itu 100% bermakna/berarti "JOROK".Secara normalnya,kata tersebut digunakan sebagai umpatan pada saat emosi meledak,marah,atau untuk membenci dan mengumpat seseorang.
Kemunculannyapun banyak ditafsirkan karena adanya pelesetan oleh orang-orang terdahulu yang salah tangkap dalam pemaknaan kata "SIKAH" yang katanya juga bisa diartikan"ASU".

Bahasa daerah karangkobar seperti : Celes,cepet,cembok( Barmakna dan berarti sama dengan kata "Sikah")

Post dalam kata bahasa lokal "sikah" hanya untuk media pembelajaran yang gak jelas ini, dan bukan sarana untuk mengajak mengatakanya.

0 komentar: