Drumband mts muhammadiyah karangkobar

Hari rabu tanggal 10 Juni 2015 bertepatan dengan pelepasan peserta didik kelas IX,di  mts muhammadiyah karangkobar bertempat di halaman sekolah diselenggaran acara pelepasan peserta didik kelas IX untuk Tahun Pelajaran 2014/2015. Acara berlangsung sangat meriah diawali dengan penampilan pra acara dilanjutkan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh salah satu siswanya, dan dilanjutkan dengan acara menyanyikan lagu Indonesia Raya yang ikuti oleh seluruh siswa diteruskan dengan paduan suara membawakan lagu Terima Kasih Guruku.

Foto-foto pasukan DRUMBAND Mts muhammadiyah karangkobar :
drumband karangkobar

drumband karangkobar


Drumband mts muhammadiyah karangkobar dalam acara pelepasan peserta didik kelas IX mts karangkobar,start didepan sekolah dilanjutkan mengelilingi kota karangkobar.Pasukan tampil dengan baik saat display di halaman pentas utama mendapat sambutan meriah dari penonton.

drumband karangkobar


drumband karangkobar


drumband karangkobar

Semoga dengan adanya drumband ini mampu membentuk karakter siswa yang unggul dan berkompetitif,yang diharapkan membentuk caracter building yang dicanangkan oleh pemerintah.
Dan acara pun berakhir,dengan penuh keceriaan wajah-wajah calon pemimpin masa depan.
Bravo mts muhammadiyah karangkobar!


image courtessy by Umi al rifa'i (Bu eti) Penusupan

Rekomendasi sebelum membangun rumah di daerah pegunungan

Ada beragam alasan seseorang memilih untuk tinggal di kawasan pegunungan, mulai dari keinginan untuk mendapatkan udara yang segar,ingin hidup tenang dan menepi dari keramaian kota, atau sekedar ingin mendapatkan lahan yang murah, karena memang lahan di area pegunungan jauh lebih murah dibandingkan lahan di area datar. Apapun alasanya, yang pasti membangun rumah di area pegunungan, di mana kondisi tanah yang miring, keras, berbatu, dan rentan akan longsor tentu bukanlah hal yang sangat mudah.

Terlebih jika kita menempati lahan dengan kemiringan yang ekstrim. Ingin proses membangun rumah menjadi lebih lancar? Perhatikan beberapa pertimbangan dalam membangun rumah di pegunungan atau perbukitan berikut ini.








Pilih lokasi yang memungkinkan untuk dibangun sebuah rumah

Ketika memutuskan untuk tinggal di kawasan pegunungan, pastikan agar lahan yang akan kita tempati cukup aman ditempati, jauh dari tebing yang curam dan dekat dengan sumber air. Selain itu, akan lebih baik jika posisi lahan tidak dikelilingi tebing yang mengakibatkan cahaya matahari menjadi terhalangi.

Usahakan lokasinya dekat dengan lokasi rumah – rumah lain

Area pegunungan biasanya masih ditumbuhi pohon – pohon berukuran besar dan semak – semak yang cukup rapat. Bayangkan jika hanya rumah kita yang berada di kawasan pegunungan tersebut, tentunya rasa khawatir dan was – was bisa menghantui kita, terutama ancaman bahaya binatang liar. Maka, pastikan bahwa Anda memilih lahan di mana di sekelilingnya terdapat rumah – rumah lain, meski lokasinya tidak berdekatan.

Pastikan ada akses yang memadai untuk menuju area tersebut

Akses berupa jalan yang layak penting untuk dipertimbangkan dalam memilih lahan pegunungan. Sebab, kemudahan akses nantinya akan membantu kita dalam mengangkut material dan bahan – bahan yang dibutuhkan untuk membangun rumah. Semakin sulit area tersebut dijangkau, tentu biaya pengiriman material akan mahal dan mungkin memakan waktu yang lebih lama dalam hal pengangkutan. Akses juga meliputi ketersediaan pasokan listrik, karena beberapa kawasan pegunungan di Indonesia masih belum terjangkau pasokan listrik dikarenakan lokasinya yang sangat ekstrim dan terpencil.

Pertimbangkan arah yang tepat sebelum mulai membangun

Jika sudah menemukan lokasi yang tepat, kini saatnya menentukan apakah nantinya rumah akan menghadap ke arah utara, selatan, timur, maupun barat. Pertimbangan ini akan mempengaruhi Anda dalam membangun konstruksinya, karena arah rumah akan menentukan potensi besar kecilnya angin, paparan sinar matahari, tekanan, hingga suhu udara. Hal ini juga berpengaruh dalam proses pembuatan dan pemasangan pintu dan jendela.

Cek kemiringan dan kestabilan tanah

Seberapa besar kemiringan tanah turut menentukan kestabilan tanah. Terlebih jika kondisi tanah tandus dan di bagian bawah terdapat area rumah – rumah lain. Dengan demikian, struktur tanah ini akan menjadi tidak kuat dan memperbesar kemungkinan terjadinya longsor. Jika memungkinkan, pilih lokasi dengan kondisi tanah yang cukup keras, namun tidak berbatu / karst. Tanah yang berbatu dan terlalu keras juga tidak baik, karena akan membuat kita sulit dalam meratakannya untuk membangun pondasi.


Memilih material untuk membangun rumah di perbukitan

Jenis material yang dipilih perlu menyesuaikan struktur tanah dan lokasi rumah. Memilih jenis material yang cocok membuat bangunan rumah Anda awet, kokoh, dan bisa menghalau intensitas hujan atau angin. Khusus bagi Anda yang memilih lahan di tengah – tengah hutan yang cukup lebat, ada baiknya membangun rumah dengan material yang tahan api, mengingat di musim kemarau, hutan bisa mudah terbakar.

Material kayu merupakan material yang paling banyak dipilih karena material ini bisa menyatu dengan alam.  Bahan lain yang bisa Anda gunakan misalnya fiber-cement untuk sidingnya (biasa disebut Hardie board siding), batuan alam, genteng dari metal, atau ICFs [insulated concrete forms]. Bisa juga Anda menambahkan panel surya di atas atap untuk memperoleh dan menyimpan energi dari matahari. Hindari penggunaan material plastik, vinyl, dan material pabrikan lainnya. Juga, untuk lantainya, sebaiknya gunakan lantai kayu tanpa perlu diberi karpet.

Membangun dinding penahan (retaining wall)

Jika rumah berada di lahan yang lokasinya dekat dengan tebing, ada baiknya melindungi rumah dengan retaining wall (dinding penahan), untuk mengurangi resiko jika sewaktu – waktu terjadi longsor. Dinding penahan ini akan sedikit menghambat tanah yang longsor sebelum mengenai bangunan rumah Anda.

Beri jaring – jaring di area yang terbuka

Karena berada di pegunungan, potensi hewan liar masuk ke dalam rumah menjadi begitu besar. Hewan – hewan liar seperti kumbang, ulat, katak, burung, hingga ular bisa memasuki rumah. Maka, di setiap jendela dan ventilasi, ada baiknya kita memasang jaring – jaring / kisi – kisi yang bisa menghalau hewan – hewan tersebut untuk masuk ke dalam rumah.

Sediakan heater (alat pemanas ruangan)

Pegunungan biasanya menawarkan iklim yang lebih sejuk dan suhu yang jauh lebih dingin. Bagi Anda yang terbiasa tinggal di perkotaan, tentu tidak akan terbiasa dengan kondisi suhu yang dingin, terlebih di malam hari. Selain dingin, kondisi di pegunungan biasanya berkabut. Untuk itu, sediakan heater atau alat pemanas ruangan. Anda bisa menggunakan pemanas ruangan manual, yakni dengan membuat tungku perapian dan menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakarnya, atau menggunakan heater / alat pemanas ruangan elektronik.


Di ambil dari berbagai sumber

Logo modern kecamatan karangkobar ala karangkobarbinfinite






Logo karangkobar

Logo adalah sebuah symbol yang mangandung banyak arti dan philosofi. Logo menjadi sebuah pengakuan, kebanggan, inspirasi kepercayaan, kehormatan, kesuksesan, loyalitas dan keunggulan yang tersirat ke dalam suatu bentuk atau gambar.

Logo kecamatan karangkobar (Belum/Tidah SAH)
Sebuah creative brief yang di ambil dari sayur kubis sebagai maskot/logo utama dari kec.karangkobar dan beberapa elemen di sekitarnya dijadikan dalam satu bentuk oval (lingkaran)


FILOSOFI :
1. Bintang menggambarkan dasar pancasila.
2.Sayur kubis banyak di hasilkan di karangkobar, dan di ambil sebagai maskot ataupun identitas dari kec.karangkobar.
3.Padi dan kapas melambangkan suatu simbol cita-cita bahwa keperluan masyarakat yang terkait dengan bahan makanan yaitu pangan dan bahan sekunder lainnya seperti pakaian dan tempat tinggal dapat terpenuhi sehingga menjadikan kehidupan masayarakat menjadi adil, makmur dan sejahtera secara merata.
4.Kotak (box) yang membentuk 9 simetris yang berarti angka tertinggi yang dimaksudkan agar berkembang dan mendapatkan hasil secara maksimal.
5. Lingkaran yang membentuk 4 figure manusia (Harmonic) / Saling bekerja sama / Gotong royong/ bahu membahu dan juga di artikan sebagai arah mata angin (Utara,selatan,barat dan timur / kesegala arah)
6.Lingkarang kuning menunjukkan inti kehidupan,yaitu sumber segala daya hidup,dan melambangkan tujuan transenden kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Logo kecamatan

Arti Warna 
Warna kuning tetap mengusung arti harapan dan wawasan kedepan secara menyeluruh, andal, dinamis dan dapat dipercaya dengan nilai –nilai kemanusiaan yang mendasarinya .

Warna Hijau  yang mengandung arti sehat, alami, keberuntungan dan pembaharuan, menggambarkan evolusi pembaharuan kepada kemajuan yang progresif kearah yang lebih baik, selain itu mendefinisikan kesungguhan hati nurani dalam berkomitmen. 

Warna Biru bermakna secara filosofis kepercayaan, konservatif, keamanan, teknologi, kebersihan, dan keteraturan. Melambangkan sifat kepercayaan, kehandalan dan bertanggung jawab sebagai citra baru dari kecamatan karangkobar di masa mendatang.

Logo sman 1 karangkobar versi modern ala karangkobarbinfinite


Tiada maksud untuk perplagiat ria ataupun berniat untuk mengganti sebuah logo,karena logo sejatinya adalah sebuah identitas dari entitas yang memakainya karena logo itu unik dengan segala bentuk dan filosofinya.Logo ini hanya untuk inspirasi dan gagasan kreatif semata.



logo karangkobar
Tidak jauh berbeda dengan versi lamanya, logo smansaka baru lebih mengedepankan warna yang muda dan cerah / semangat pemuda-pemuda indonesia dan sma n 1 karangkobar khususnya.

logo karangkobar

Creative brief atau filosofi yang diambil masih dalam rahasia perusahaan :p hehehehehe, gak usah dibahas karena desainer ataupun pembaca juga akan tau filosofi atau arti logo tersebut. Sebagai contoh : vector yang membentuk segilima = Dasar pancasila (5),Bintang = Tuhan YME ,dll


logo karangkobar

Udah segitu dulu, semoga menjadi inspirasi untuk rekan-rekan pembaca.

Sukses selalu untuk SMA N 1 Karangkobar,we loved you!