Logo adalah sebuah symbol yang mangandung banyak arti dan philosofi. Logo menjadi sebuah pengakuan, kebanggan, inspirasi kepercayaan, kehormatan, kesuksesan, loyalitas dan keunggulan yang tersirat ke dalam suatu bentuk atau gambar.
Logo kecamatan karangkobar (Belum/Tidah SAH)
Sebuah creative brief yang di ambil dari sayur kubis sebagai maskot/logo utama dari kec.karangkobar dan beberapa elemen di sekitarnya dijadikan dalam satu bentuk oval (lingkaran)FILOSOFI :
1. Bintang menggambarkan dasar pancasila.
2.Sayur kubis banyak di hasilkan di karangkobar, dan di ambil sebagai maskot ataupun identitas dari kec.karangkobar.
3.Padi dan kapas melambangkan suatu simbol cita-cita bahwa keperluan masyarakat yang terkait dengan bahan makanan yaitu pangan dan bahan sekunder lainnya seperti pakaian dan tempat tinggal dapat terpenuhi sehingga menjadikan kehidupan masayarakat menjadi adil, makmur dan sejahtera secara merata.
4.Kotak (box) yang membentuk 9 simetris yang berarti angka tertinggi yang dimaksudkan agar berkembang dan mendapatkan hasil secara maksimal.
5. Lingkaran yang membentuk 4 figure manusia (Harmonic) / Saling bekerja sama / Gotong royong/ bahu membahu dan juga di artikan sebagai arah mata angin (Utara,selatan,barat dan timur / kesegala arah)
6.Lingkarang kuning menunjukkan inti kehidupan,yaitu sumber segala daya hidup,dan melambangkan tujuan transenden kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Arti Warna
Warna kuning tetap mengusung arti harapan dan wawasan kedepan secara menyeluruh, andal, dinamis dan dapat dipercaya dengan nilai –nilai kemanusiaan yang mendasarinya .
Warna Hijau yang mengandung arti sehat, alami, keberuntungan dan pembaharuan, menggambarkan evolusi pembaharuan kepada kemajuan yang progresif kearah yang lebih baik, selain itu mendefinisikan kesungguhan hati nurani dalam berkomitmen.
Warna Biru bermakna secara filosofis kepercayaan, konservatif, keamanan, teknologi, kebersihan, dan keteraturan. Melambangkan sifat kepercayaan, kehandalan dan bertanggung jawab sebagai citra baru dari kecamatan karangkobar di masa mendatang.


0 komentar:
Posting Komentar