Game publisher terbaik

Game publisher adalah perusahaan yang menerbitkan video game yang sudah mengembangkan internal atau telah dikembangkan oleh pengembang (Developer)game.Sama halnya dengan penerbit buku atau penerbit film DVD,Game publisher atau penerbit game bertanggung jawab atas pembuatan produk mereka dalam pemasaran, termasuk riset pasar maupun disemua aspek periklanan.

Game publisher berikut saya nilai sebagai game publisher terbaik didunia,karena apa?

Karena saya nilai dari game online yang telah saya coba,merekalah game publisher dibalik game tersebut.

Seperti : Aion,BladeNsoul,Dota2,Archeage,final fantasy,tera,lineage,kingdom hearts.

Pengembang(Developer)adalah perusahaan yang membuat game/program.Mereka yang mengerti secara teknis seluk beluk dari bug/error/update konten di game dan sebagainya.

GM (Game Master) adalah seorang admin/special user yang khusus mengurusi di dalam game itu sendiri.Game master memiliki ketentuan dan kekuasaan khusus didalam game yang itu juga terbatas akan hal-hal tertentu saja,dengan catatan seorang GM biasanya mengerti basic game tersebut.Game master bisa dipastikan juga sebagai fungsi untuk memfasilitasi ide,masukan, error,bug,hack/cheat dari player yang kemudian diteruskan juga ke pihak developer untuk diperbaiki.

BEST GAME (online) PUBLISHER
ncsoft

NCSOFT

NCsoft didirikan pada maret 1997 oleh T.J. Kim .Pada bulan September 1998 ,NCsoft meluncurkan game pertamanya yaitu Lineage

valve

VALVE

Valve Corporation adalah pengembang dan penerbit permainan komputer Amerika Serikat yang markasnya terletak di Bellevue, Washington, USA, dan terkenal oleh produk pertama, Half-Life, yang dirilis pada November 1998.

Squarenix

SQUARE ENIX

Square Enix adalah sebuah produsen permainan video dan manga Jepang. Square Enix sangat dikenal untuk seri permainan role-playing gamenya, termasuk seri Final Fantasy dan seri Dragon Quest.

ubisoft

UBISOFT

Ubisoft Entertainment S.A. adalah sebuah perusahaan permainan video yang berpusat di Rennes, Perancis. Perusahaan tersebut telah membuka cabang dengan jumlah 25 studio di 17 negara dan anak perusahaannya di 26 negara.

gameforge

GAME FORGE

Gameforge adalah penyedia game online,kelompok perusahaan yang beroperasi secara internasional dan memiliki kantor pusat di Karlsruhe ,Jerman.Gameforge telah mendistribusikan sekitar kurang lebih 20 game online ,yang diterjemahkan ke dalam 50 bahasa dengan 450 juta pengguna.

trion

TRION

Trion Worlds sebelumnya adalah Trion World Network, Inc.Trion Worlds adalah pengembang video game asal negara paman sama'Amerika',yang berfokus terutama pada game MMO,terutama dari MMORPG dan genre MMORTS. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2006 oleh Lars Buttler dan Jon Van Caneghem ,yang sebelumnya bekerja untuk NCSoft dan pada tahun 2009 bergabung dengan Electronic Arts.(EA)


SUMBER : WIKIPEDIA/GOOGLE

Jadwal lengkap moto gp 2015

MotoGP 2015

Jadwal lengkap motogp 2015
RIDER MOTOGP 2015
Sumber : motogp.com

Festival djarum rock

DJARUM ROCK

Festival djarum rock V-X

10 finalis djarum rock ke 5 - 1989


KAISAR - Kerangka Langit

RUDAL - Dara Pusaka

POWER METAL - Malapetaka

SALTIS - Sadar

PARTHA PUTRI - Musik & Aku

ANDROMEDHA - Prestasi

NEW CHORDHEX'S - Generasi

BIG BOYS - Polusi Kehidupan

KAMIKAZE - Racun Neraka

ROXX - Rock Bergema

10 finalis djarum rock ke 6 - 1991


Balance - Tegar

Casanova - Jerit

Ertebe - Lembaran Baru

Kaisar - Garis Garis Bintang

New Chordhex's - Nafas Kehidupan

Phytagoras - Kasta

Sahara - Bangkit

Three Brothers - Setan Morfin

Valhala - Seruan Setan

Whizzkid - Nyanyian Kehidupan

10 finalis djarum rock ke 7 - 1993


Andromedha - Emosi

Cassanova - Tengara

Pratama Rock Band - Salam 3 Jari

Phytagoras - Taksaka Seta

Aceh Rock Band - Manusia

Scandal Rock Band - Syair Kebebasan

Sahara - Dunia

Metal Force - Benteng Benteng Raksasa

CB Band - Nyi Roro Kidul

Lost Angels - No More

10 finalis djarum rock ke 8 - 1996


Teaser - Cari Muka

Metazone - Lupa

CB Band - Obsesi

Grezz Rock - Menanti Kepastian

Mushroom- Anak Manusia

Antusias- Aku Butuh Kamu

Leppis- Protes

Unpar- Duniaku Duniamu

Three Brother’s - Cakrawala

Emperial- Katakan

10 finalis djarum rock ke 9 - 2001


RELP - Orang Utan

DADOO - Komunitas

GREEN MASTER - Gankster

PERISAI - Barang Impian

UNGU 5 - Ilusi

LOE JOE - Menggapai Cita

BIROE - Lobang,Makanan & Buaya

SHIANIDA - Senjakala Kehidupan

PURNAMA - Rock Terpatri

ARFA'S - Prasasti

10 finalis djarum rock X-2004


Elde Coold - Bosan

Take Over - Kiamat

Kobe - Rock Show

Kanda - Hampa

Loe Joe - 1001 malam

Mr. X - Bebas

Mr. B - Kau Pergi

Daun Band - Aku Tak Kuasa

Indonesia Baru - Fantasi

Mukjizat - Hentikanlah


    DJARUM ROCK 10

    Juri Festival Rock Indonesia ke-10 (2004)

  • Artur Kaunang (Musisi)

    Mel Shandy (Penyanyi)

    Bens Leo (Wartawan)

    Yoyok (Padi)

    Raymond Ariaz (Power Metal)

    Arul Efansyah (Power Metal)

    Jockie Suryoprayogo (Musisi)

    Ian Antono (Musisi)

    Hubert Hendri (Boomerang)

    100% ROCK INDONESIA

    BIG 5

    5 Besar Festival Rock Indonesia ke-X

    Mujizat Band (Bandung-juara 1)

    Take Over (Banten-juara 2)

    Loe Joe (Makasar-juara 3)

    Mr. X (Banjarmasin-juara harapan)

    Daun Band (Kediri-juara favorit)

    Kobe (Sidoarjo, best performance)

    BEST PERFORM

    Best perform Festival Rock ke-X

    Billy (Mujizat-best guitarist)

    Ewin (Indonesia Baru-best drumer)

    Erwin Way (Mujizat-best bassist)

    Nora (Daun Band-best keyboard)

    Damar (Take over-best vocal)


    CREDITS

    Best of the best -Menurut saya ^_^

    Ewin (Indonesia Baru-best drumer)

  • - Tidak ada rekaman untuk festival rock indonesia periode 1 sampai 4

    - Log Zhelebour mengawal festival perdananya ini di lapangan sepakbola 10 November, Tambaksari, Surabaya, hari Minggu 14 April 1984, dengan dukungan sound-system Lasika

    - U9 yang kita kenal sekarang,dulunya bernama UNGU 5

    - Dari festival djarum rock ini terlahirlah band ROCK terkenal di indonesia seperti POWER METAL,U9,KOBE

  • Renungan

    Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya.

    Tiba-tiba saja terfikir suatu hal, yaitu umur manusia. Saya bertanya pada diri saya sendiri, bagaimana kalo saya tahu bahwa umur saya hanya sampai umur 25 tahun, atau 35 tahun, atau 5 hari lagi. saya terpikir banyak hal yang akan saya lakukan. Saya tertarik untuk berbagi kisah ini pada saudara2 pembaca blog ini. semoga kita bisa diskusi dan mendapat banyak manfaat. jika anda tahu sisa umur anda tinggal 1 tahun, apa saja yang akan anda lakukan untuk mengisi sisa umur itu? mungkin sebagian akan menjawab:


    Bersenang-senang jalan-jalan ke tempat indah yang belum didatangi makan sepuasnya setiap hari segera nikah,dll.
    Mungkin sebagian orang yang lain memilih:
    Memperbanyak ibadah shalat dan dzikir memperbanyak sedekah memperbanyak silaturahim bekerja lebih giat memberikan hak keluarga dan orang-orang disekitarnya,dll.

    Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya

    Saudaraku, salah satu hikmah besar dirahasiakannya bilangan umur kita adalah agar kita tidak tahu kapan kita mati. ketika kita tidak tahu kapan kita akan mati, pada dasarnya kita akan merasa setiap saat bisa jadi ajal kita, maka kita akan selalu berhati-hati dengan tindakan kita. Kita tidak akan tahu kapan kita akan mati. apakah saat remaja? ataukah saat kita sudah tua? dan kita tidak tahu kapan pastinya kita akan mati. apakah hari ini? atau besok? dan kita tidak tahu bagaimana kita akan mati. apakah saat tidur? apakah saat berkendaraan? ataukah ketika kita sedang membaca Al Quran?

    SENJA INI

    Senja ini masih tentangmu sepoinya angin masih milikmu raut wajahmu kala itu merona menantang matahari begitu mempesona Kini waktu telah berlalu meski senja selalu menemaniku aku merangkak ditepian hatimu menjauh...ku kayuh hatiku yang rapuh Saat aku mengingatmu hanya satu yg mampu aku lakukan yakni memungut kembali serpihan-serpihan hati yang pernah kau abaikan

    LETIHNYA HARI

    Letihnya hari yang merangkak menggapai malam, memaksa hatiku tuk bersandar menuntun jiwaku tuk merebah, melepaskan seluruh lelah menggetarkan dawai hati yang patah... saat kurenungkan tlah banyak waktu terbuang dan laku yang tersia hingga penghujung malam mengantarkan mata tuk terpejam .. jika hari ini kan berakhir kuingin esok tak kan pernah datang, biarkan hati dan jiwa ini tertidur dibuai lembutnya pelukan rembulan... Ya Rahman... mohon kekuatan jika esok masih harus kulanjutkan perjalanan..

    AKU INGIN SEPERTI ANGIN

    Aku ingin seperti angin Yang selalu di ingat oleh semua orang Walau tak seorang pun yang mengenalinya Memberikan ketenangan pada semua orang Memberikan kesejukan pada setiap manusia Tanpa dia mengenaliku Aku ingin seperti angin Yang tak dapat mati Tak dapat sedih Tak dapat menangis Selalu berhembus kemana” Aku ingin slalu di kenang Aku ingin selalu ada saat siapapun membutuhkan ku Tapi aku sadar Bahwa aku bukanlah seperti angin Aku dapat menangis Aku dapat bersedih Aku dapat mati Tapi aku ingin dikenang.

    Seandainya ALLAH menghendaki semua manusia mengetahui kapan ia mati, dimana ia mati, dan kapan ia mati, akankah kehidupan dunia ini dihiasi kebaikan demi kebaikan? saya rasa tidak. kemungkinan yang bisa kita bayangkan: sedikit manusia selalu menghiasi umur dengan ibadah lebih banyak manusia terus menerus berbuat dosa hingga akhir hayatnya jauh lebih banyak lagi manusia terus berbuat dosa hingga sedikit sisa umurnya ia bertaubat Saya rasa jenis ketiga akan mendominasi isi dunia. orang-orang seperti ini selalu berfikir bahwa masih ada waktu untuk bertaubat. Dalam kondisi seperti ini, bisa jadi dunia ini didominasi kejahatan dan kriminalitas, maksiat, hedonis, dan sejenisnya. Maka segala puji bagi ALLAH Yang Maha Sempurna perhitungannya. ALLAH sangat memahami betapa manusia senantiasa berada antara kecenderungan yang baik dan yang buruk (QS Asy-Syams: 8), maka ia menyelamatkan manusia dari fitrahnya tersebut, dengan jalan menjadikan umur sebagai hal ghaib yang tidak diketahui manusia. untuk apa? agar manusia selalu berhati-hati dalam hidupnya, dan agar manusia selalu berada dalam kebaikan.


    KarangkobarBinfinite
    Renungan hati

    Tradisi pasaran karangkobar yang masih lestari

    Hari pasaran merupakan salah satu contoh budaya lokal yang masih dihormati oleh kalangan masyarakat Jawa, khususnya warga Jawa Tengah, hingga masa sekarang. Masyarakat mengenal adanya lima hari dalam penanggalan Jawa: Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing. Sesuai tradisi yang berkembang sejak zaman dahulu, banyak daerah di Jawa Tengah menyelenggarakan pasar tradisional hanya pada hari- hari tertentu saja, berdasarkan perhitungan penanggalan Jawa yang tepat dengan keadaan masing- masing daerah.

    Hal tersebut mendorong kemunculan fenomena pasar tradisional mingguan yang tersebar di beberapa wilayah di Jawa Tengah, seperti Pasar Legi di Parakan dan Wonosobo, Pasar Kliwon di Temanggung, Pasar Pahing di Magelang, dan lain- lain. Namun sayang, seiring waktu berjalan, eksistensi pasar mingguan tersebut semakin memudar. Pada umumnya pasar tradisional “masa kini” sudah tidak lagi mengenal hari pasaran. Akan tetapi, fenomena berbeda dapat ditemui di wilayah Desa Karangkobar, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara. Di kota kecamatan berhawa sejuk yang terletak sekitar 30 km dari Kabupaten Banjarnegara ini, tradisi hari pasaran masih terasa kental.

    Pasar Karangkobar memiliki dua hari pasaran dalam satu minggu, yakni Legi dan Pon. Jika hari pasaran tiba, Pasar Karangkobar akan lebih ramai daripada biasanya. Sudah menjadi tradisi sejak puluhan tahun lalu, bahwa setiap hari pasaran Legi dan Pon, sebagian besar warga desa Karangkobar dan sekitarnya akan meramaikan pasar tradisional tersebut dengan aktivitas berdagang maupun berbelanja. Walaupun banyak di antara mereka berasal dari desa yang jaraknya cukup jauh dari pasar, mereka tetap bersemangat untuk melakukan kegiatan jual- beli di sana.

    Seperti pada hari Rabu Pon, (5/11) lalu, pasar Karangkobar tampak sangat ramai oleh para pedagang maupun pengunjung. “Saya berjualan di Pasar Karangkobar pada hari pasaran saja, Legi dan Pon,” ujar Sugiono, seorang penjual jilbab yang rutin mangkal di depan kios kelontong. Ditemui di sela-sela kegiatannya melayani pembeli, pria asal Desa Leksana, Karangkobar, ini memberi penjelasan. “Saya ke sini hanya pada hari pasaran, karena tujuan saya berdagang jilbab ini ya pas hari pasaran saja. Sudah delapan tahun saya bekerja seperti ini. Kalau hari pasaran kan, ramai pengunjung. Orang- orang desa pergi belanja ke pasar semua. Harapan saya biar dagangan ini laris. Saya berpindah- pindah tempat untuk berjualan setiap hari, tidak hanya di Pasar Karangkobar. Kecamatan Karangkobar sendiri terdiri dari banyak desa, hari pasarannya juga berbeda-beda. Yah, mengikuti hari pasaran tiap-tiap desa sajalah. Kalau hari Pahing, saya berjualan di Batur, hari Kliwon saya mangkal di Kalibening, dan Wage saya berada di Panusupan. Jualan saya berpindah- pindah tetapi rutin,” ungkapnya panjang-lebar.

    Sugiono menambahkan, “Hari pasaran di Pasar Karangkobar memang selalu ramai seperti ini. Bahkan menurut saya, di sini paling ramai. Mungkin karena di wilayah Banjarnegara bagian atas, Karangkobar sudah terkenal sebagai kota transit. Ditambah lagi, Karangkobar juga dikenal sebagai kota agropolitan, atau kota penyalur sayur-mayur. Jadi, banyak orang berkunjung ke pasar ini."

    Repost

    Senin, 17 Januari 2011
    Sebagai warga Karangkobar yang sering berbelanja di pasar, Nunung, seorang guru di sebuah sekolah negeri di Karangkobar, menyatakan, “Sudah dari dua puluhan tahun lalu sejak saya pindah dan menetap di Karangkobar, pasar ini ramai. Bila dibandingkan dengan keadaan sekarang, Pasar Karangkobar semakin ramai. Dahulu, hari pasarannya hanya Legi saja. Hari Pon tidak seramai sekarang.”

    Perkembangan teknologi dan transportasi merupakan beberapa faktor yang menyebabkan hari pasaran di Pasar Karangkobar semakin ramai. “Dahulu, bangunan pasar belum sebagus sekarang. Kios-kios yang menjual berbagai barang pokok pun masih jarang. Alat transportasi umum susah didapat, jalan raya pun belum sebaik sekarang,” Nunung bercerita. Kendaraan umum baru beroperasi saat hari pasaran tiba, sehingga mau tidak mau warga desa hanya bisa berbelanja ke pasar pada hari pasaran. Nunung berpendapat, hal itulah yang menyebabkan tradisi hari pasaran berkembang dengan baik di Karangkobar. “ Seiring perkembangan zaman, Pasar Karangkobar sudah dibangun oleh pemerintah, kios-kios yang buka setiap hari juga bertambah. Jalan raya sudah diaspal. Transportasi umum seperti bus mikro dari dan menuju desa-desa sekitar Karangkobar semakin banyak, terutama pada hari pasaran. Warga desa semakin mudah untuk pergi ke pasar dan mendapatkan kebutuhan mereka. Komoditas yang dijual oleh para pedagang menjadi semakin beragam pula untuk memenuhi permintaan konsumen,” Nunung menanggapi.

    Sugiono berpendapat bahwa tradisi hari pasaran harus dilestarikan oleh seluruh masyarakat Kecamatan Karangkobar. “Saya kira tradisi hari pasaran ini perlu dipertahankan. Menurut saya, karena pasaran ini sudah menjadi tradisi sejak dahulu, sudah turun-temurun berlangsung. Ditambah lagi, tradisi hari pasaran ini juga mempengaruhi perekonomian masyarakat sekitar. Karena keadaan pasar yang ramai pas hari pasaran, tingkat pendapatan penjual juga meningkat.” Faktanya memang demikian. Bila dibandingkan dengan hari biasa, keramaian hari pasaran di Karangkobar membawa dampak positif bagi para pedagang. Omzet penjualan mereka bahkan dapat mencapai dua kali lipat lebih besar daripada hari biasa. Sugiono mengakui hal tersebut. “Maka dari itu hari pasaran perlu dilestarikan. Bagi pedagang seperti saya, rezeki memang tak tentu datangnya. Tapi bisa dilihat sendiri, kalau tidak pasaran, Pasar Karangkobar ini biasa-biasa saja, sepi-sepi saja. Pengunjung pasar sedikit. Kalau pas pasaran barulah ada keramaian, transaksi jual-beli banyak. Istilahnya kalau pasaran, Karangkobar ini benar- benar jadi pasar,” tutur Sugiono.

    Wahyudi Halim, seorang pedagang di sebuah kios tetap di depan pasar yang menyediakan kebutuhan sehari- hari menyatakan ia juga setuju bahwa tradisi hari pasaran harus tetap dilestarikan. “Ya memang, tradisi pasaran harus dilestarikan. Karena keuntungan yang kios saya peroleh saat hari pasaran jauh lebih besar daripada hari biasa. Pada prinsipnya, hari pasaran itu berpengaruh sekali terhadap pendapatan pedagang.” Wahyudi mengatakan, untuk memenuhi permintaan konsumen yang meningkat pada hari pasaran, ia harus kulakan (membeli untu menjual kembali, red) barang-barang yang lebih banyak. “Saya harus mempunyai persediaan barang untuk persiapan pasaran,” ujarnya. Lebih jauh lagi, pedagang yang baru dua tahun berjualan di pasar ini menjelaskan, “Bagi saya pribadi, tradisi hari pasaran di Karangkobar ini sangat unik. Bisa dikatakan tradisi ini langka. Sebab, sepengetahuan saya, yang namanya hari pasaran sudah tidak berlangsung sama sekali pada masa sekarang. Coba kita bandingkan dengan keadaan Pasar Legi di Parakan, misalnya. Saya pernah menetap cukup lama di sana tetapi tidak ada keramaian yang berarti saat hari Legi tiba. Sampai sekarang tetap begitu. Pasaran di kota- kota lain biasa saja, tidak seramai di Karangkobar ini. Saya sendiri yang bukan asli orang sini merasa heran, lucu juga ya, kok bisa demikian, tetapi saya merasa kagum, masyarakat Karangkobar begitu kokoh mempertahankan tradisinya,” ucapnya sembari tersenyum.

    Nunung memiliki pendapat yang sedikit berbeda. Ia berkomentar, “Menurut saya apabila dilihat dari sisi konsumen, sebenarnya hari pasaran sudah tidak terlalu berpengaruh lagi seperti dahulu. Buktinya, Pasar Karangkobar ini termasuk pasar yang ramai terus setiap hari. Karena setiap hari ada kios buka, kebutuhan sehari-hari warga seperti saya sudah tersedia. Jadi warga yang tempat tinggalnya dekat dengan pasar lebih memilih pergi ke pasar setiap hari, untuk berbelanja kebutuhan dapur yang lebih segar. Kalau hari pasaran mungkin warga berbelanja kebutuhan tertentu saja.” Keadaan pasar yang sangat ramai saat hari pasaran tak lepas dari kritiknya. “Kalau pasar terlalu ramai kadang-kadang jalan raya menjadi sangat padat, bahkan sampai menimbulkan kemacetan sehingga lalulintas harus dialihkan ke jalan lain. Sampah juga berserakan di mana- mana. Itu cukup mengganggu,” keluhnya. Ia berharap masalah-masalah tersebut dapat ditangani bersama oleh seluruh warga masyarakat Karangkobar beserta pengelola pasar. “Harus ada kerjasama dari semua pihak. Tetapi tradisi hari pasaran memang layak dilestarikan,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.

    Sumber : magangnatas